APA INI ?

Apalah namanya ini? Disebut apakah perasaan ini? Kenapa hatiku macam sayuran lupa dikasih garam, hambar, tidak nyaman? Atau seperti ada tumpukan batu besar di dalamnya, bertumpuk-tumpuk, membuat sempit. Atau seperti ikan diambil tulangnya , benarkah aku ini ada di yang namanya titik kejenuhan ? jika iya luar biasa dari dulu ini yang selalu aku rasakan, bahkan hal ini bisa merubah aku segalanya.walaupun aku tahu perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan.
terkadang saat aku seperti ini, rasanya ingin lari sejauh mungkin, berteriak, tertawa, menangis, marah sejadi-jadinya. Ah tapi pasti aku akan lelah jika melakukan hal itu.
tapi bagaimana ?
harus kemana aku ?
harus seperti apa aku ?
sepertinnya inilah kata-katanya “ujian terberat justru tidak melibatkan orang lain, melainkan diri sendiri lah yang menguasai”
padahal hatiku mungkin sudah tersentuh, tapi ternyata itu benar-benar tak cukup aku tidak takluk dengan itu. kini aku ada di posisi memilih, tapi ini membosankan.sungguh ! Selalu ada alasan kenapa hidup kita begini atau begitu tapi benarkah alasan itu harus selalu nyata penjabaran nya, ah rumit sekali . bisa disederhanakan tak yah ?
oh iyah Tidak semua yang aku inginkan harus terjadi seketika. aku tidak hidup di dunia dongeng. aku harus mampu menunggu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: